Womens in Style of Art 1
15.49


















Perawatan kecantikan kulit yang biasa Anda lakukan ternyata tidak seluruhnya baik untuk kulit. Ada beberapa kebiasaan yang ternyata justru dapat membahayakan kesehatan kulit Anda. Di antaranya adalah:
Mengabaikan kulit merah akibat pemakaian produk baru
Biasanya Anda akan mengganggap reaksi seperti kulit menjadi merah setelah memakai sebuah produk baru, pertanda krim sedang bekerja. Lalu Anda tetap meneruskannya. Padahal menurut ahli kulit, rasa gatal, kulit kemerahan atau kulit terkelupas adalah reaksi buruk yang bisa menimbulkan proses penuaan. Jadi jika Anda saat ini sedang mencoba krim baru, perona mata, dan kulit Anda bereaksi, segera bilas dengan air dingin lalu oleskan pelembab.
Deep Cleansing
Deep cleansing akhir-akhir ini banyak disarankan baik secara langsung atau tidak langsung. Padahal membersihkan kulit secara berlebihan bisa menyebabkan kulit terlalu kering dan menjadi tipis hingga menjadi sangat sensitif. Cara terbaik membersihkan kulit adalah dengan menggunakan pembersih khusus kemudian dibilas dengan waslap basah. Ini berlaku untuk semua jenis kulit.
Memencet jerawat
Meskipun gemas melihat jerawat di wajah, Anda harus menahan diri untuk tidak memencetnya. Memencet jerawat sangat tidak disarankan. Atasi jerawat dengan obat jerawat atau gunakan masker purifying untuk mengatasi jerawat. Jika jerawat Anda sudah matang, Anda bisa mengeluarkannya dengan lembut.
Caranya: Celup kapas pada teh chamomile. Tempelkan selama mungkin untuk melembutkan kulit. Balut ujung jari dengan tisu dan tekan pelan daerah sekitar jerawat sampai isi jerawat keluar. Oleskan antiseptik setelahnya, atau krim jerawat lagi.
Mengoleskan pelembap berlebihan
Ada anggapan pemakaian pelembap membuat kulit menjadi semakin terlindungi. Padahal memakai pelembap berlebihan dapat membuat pori tersumbat dan kulit lebih rentan jerawat. Indikatornya Anda memakai pelembab terlalu banyak adalah jika muka Anda sembab dan dalam 15 menit setelah memakai pelembab, kulit Anda masih berminyak, yang berarti pelembab Anda tidak terserap lagi oleh kulit. Pelembab yang baik tidak harus kental, yang penting ringan, memberikan nutrisi yang dibutuhkan kulit dan dapat diserap secara mudah.
Tidak membersihkan alat kecantikan
Kapan terakhir kali Anda mencuci alat make up Anda? Alat make up yang kotor dapat menyebabkan jerawat bahkan rambut berminyak. Cuci peralatan make up Anda, terutama yang menyentuh wajah Anda.
Caranya: Cuci seminggu sekali dengan sampo bayi. Untuk aplikator seperti kuas, setelah Anda cuci, peras kuas, dan keringkan secara alamiah.
Menggunting kutikula
Kutikula terkadang memang mengganggu sehingga Anda sering tergoda mengguntingnya atau menggigitinya. Tapi sebenarnya fungsi kutikula adalah melindungi kuku dengan menutup bagian yang terbuka antara kuku dan kulit. Jika Anda terlau sering mengguntingnya memperbesar risiko kuku baru.
Jika kutikula Anda kering, lakukan cara ini: Sediakan baskom dengan air hangat. Tuang minyak zaitun secukupnya dan rendam jari-jari Anda selama 10 menit. Setelah itu gunakan stick manicure yang ujungnya berbalut karet untuk mendorong kutikula ke bagian dalam. Setelahnya, pijat dengan minyak almond atau krim khusus kutikula.
Mencabut alis secara berlebihan
Bagi Anda yang mendambakan alis mencuat tinggi bak alis model-model, perlu tahu bahwa mencabut alis secara berlebihan tidak baik. Ada beberapa rambut alis yang jika sudah dicabut tidak akan menumbuh lagi. Kalaupun ingin mencabut alis, cabutlah rambut yang berada di bawah garis alis. Lalu tebalkan dengan pinsil alis secara tipis-tipis. Bagi Anda yang sudah terlanjur mencabut alisnya, buat alis dengan pensil alis. Lalu tambahkan perona mata dalam warna yang sama dengan kuas pada alis yang dibentuk.
Siapa yang tak ingin wajah tetap terlihat segar dan memukau sampai tua? Mengapa tak coba persiapkan sejak dini? Tetap sehat sampai tua nanti, siapa tak mau? Apalagi, badan sehat juga membuat wajah tampak menarik dan enak dilihat. Jika Anda ingin cara instan, tentu sulit. Namun, cara yang paling ampuh adalah memperlakukan badan Anda dengan kasih, kapanpun, sejak dini.
Maksudnya, tubuh Anda yang unik dan merupakan karya cipta yang ajaib, tentu layak diperhatikan dan dipelihara. Salah satunya, mengapa tak mendengar apa kata badan Anda. Tubuh sering kali memberikan cara untuk memberitahu Anda bahwa ia sedang perlu 'disayang'. Misal, badan Anda sudah sangat lelah, beristirahatlah! Pakailah sun block setiap keluar rumah. Janganlah lupakan juga pentingnya moisturizer atau pelembab. Untuk titik hitam dan kerut yang mulai muncul di kulit, Anda bisa menengok berbagai cara untuk menghilangkan kerut yang ditawarkan pelayanan kesehatan terpercaya.
Makanan tentu harus diperhatikan. Sejak muda, cobalah untuk terus makan dengan menu seimbang. Vitamin, tidak boleh dilupakan. Seorang ahli dari Universitas ternama di Amerika Serikat mengatakan vitamin amat berguna untuk mencegah timbulnya penuaan dini pada kulit dan kanker. Beta karoten, vitamin C dan vitamin A, termasuk vitamin yang direkomendasikannya. Vitamin E yang juga salah satu antioksidan, bisa ditemukan di buah-buahan seperti alpukat dan kacang-kacangan. Anda juga bisa cukupi antioksidan dari suplemen. Jangan lupakan juga mineral seperti kalsium yang diperlukan bagi tulang Anda.
Selain vitamin dan mineral, minumlah banyak air. Kesehatan kulit juga sangat bergantung pada tercukupinya kebutuhan air Anda. Jika Anda kekurangan air, maka kelembaban kulit akan berkurang dan kulit tampak kusam. Minumlah sekitar 2,5 liter air setiap harinya. Jangan juga lupakan protein, kita masih membutuhkannya sampai tua. Serat sangat dianjurkan dikonsumsi, namun jangan kebanyakan karena akan berpengaruh pada sistem pencernaan Anda.
Katakanlah tidak untuk merokok jika ingin kulit sehat. Bahkan, berada dalam lingkungan yang banyak asap rokok juga akan berpengaruh buruk pada kulit Anda. Ahli mengatakan merokok dan juga asap rokok membuat kulit tampak kusam. Pada sekitar mulut perokok akan terbentuk kerut yang mengganggu.
Olah raga, menjadi suatu kebutuhan bagi Anda yang ingin menjaga kesehatan kulit. Dengan berolahraga, oksigen yang sangat diperlukan tubuh akan lebih banyak dihirup paru-paru. Dengan demikian, aliran pembuluh darah akan semakin lancar. Ini baik untuk keteraturan dalam tubuh Anda. Tentu, Anda termasuk, kulit Anda pun akan lebih sehat.
Namun, yang tak boleh Anda lupakan adalah mengatasi stres. Yang satu ini bisa membuat wajah Anda tak bersinar karena kerut merut yang mulai bertambah sesuai mood Anda. Juga karena mimik wajah Anda yang sedih dan tak bersemangat. Monalisa dalam karya Leonardo da Vinci pun tak akan tampak begitu mempesona kalau dia dilukis dengan wajah yang cemberut.
Setiap bagian tubuh menyimpan rahasianya sendiri. Begitu juga payudara. Selain fakta bahwa payudara rentan sinar matahari, tahukah Anda kalau ternyata ada 4 juta payudara palsu yang beredar?
Kebanyakan wanita hanya memusingkan bagaimana cara memperindah bentuk payudara. Para wanita ini sibuk melakukan penanaman silikon dan sejenisnya serta mempercantik payudara dengan model bra yang terbaru. Pernahkan mendengar payudara Anda mengeluh? Mulai sekarang Anda harus tahu beberapa hal penting tentang payudara.
Payudara Bisa Bertambah Gemuk
Ketika memasuki umur 20 tahun, payudara mulai menghasilkan lemak, kelenjar susu dan kolagen. "Dalam umur itu, kelenjar dan kolagen menyusut dan digantikan oleh lemak dan lebih banyak lagi lemak," jelas Laurie A Casa, dokter bedah plastik dari Nortwestern Feinberg School of Medicine. Biasanya ukuran bra Anda akan semakin bertambah. Jika Anda memakai bra yang kendur hasilnya payudara akan turun. Memakai bra yang ketat tak akan membantu Anda melewati tahap pertumbuhan ini.
Berat Payudara Bisa Menipu
Berat payudara bisa diukur dari ukuran bra. Misalkan cup A adalah seperempat pons, bra dengan cup B beratnya sekitar setengah pons, cup C diperkirakan beratnya 3/4 pons dan cup D beratnya satu pons.
Kulit Payudara Elastis
Kulit payudara sangatlah elastis. Untuk menjaga kelembaban payudara sebaiknya Anda mengolesinya dengan krim pelembab khusus. Hal ini bisa menstimulasi kolagen dan menjaga elastisitas payudara. Jangan abaikan puting Anda. Konsultasikan pada dokter pelembab apa yang cocok untuk payudara Anda.
Tumbuhnya Bulu Di Sekitar Payudara Adalah Normal
Hampir setiap wanita punya bulu di sekitar payudaranya. Namun tingkat pertumbuhannya beragam. Ada yang bentuknya halus tapi ada pula yang berwarna hitam serta lebat. Hal ini adalah normal, Anda tak perlu takut jika payudara mulai ditumbuhi bulu yang dinilai berlebihan. Anda bisa membersihkan area ini dengan alkohol, mencabuti setiap bulu dan membersihkannya lagi dengan lotion anti bakteri untuk mencegah infeksi.
Setiap Pasang Payudara Punya Titik Tersendiri
Ternyata puting payudara tak hanya hadir dengan ukuran yang berbeda. Letak dan arah puting antara satu wanita dengan yang lainnya juga berbeda-beda. "Ada puting yang arahnya ke atas, bawah, kanan atau kiri tergantung dari struktur dan lingkaran hitam payudara," ungkap Dr. Casas. Lingkaran yang berada di sekitar puting kadang ukurannya lebih besar dan bisa membuat puting mengarah ke atas. Yang lainnya lebih rendah atau dekat dengan tepi payudara. Seorang wanita bisa saja memiliki arah puting berbeda satu dengan yang lainnya.
Payudara Punya Siklus Bulanan Juga
Naik turunnya hormon bisa menyebabkan jaringan payudara Anda berganti setiap minggunya. Ini bisa diukur dari siklus bulanan Anda atau masa haid. Sehari setelah haid jaringan payudara akan lebih lembut. Pertengahan masa haid berlalu, putingmu akan menjadi lebih sensitif dikarenakan hormon estrogen meningkat. Seminggu sebelum haid dan selama haid berlangsung, hormon progesteron yang berlebihan akan membuat payudara membesar, tak rata dan terasa sakit. Coba konsumsi obat penghilang rasa sakit anjuran dokter atau meminum kafein bisa membantu menghilangkan rasa sakit di payudara.
Ajak Payudara Anda Ke Dokter
Karena siklus bulanan juga berpengaruh pada payudara, ada baiknya Anda melakukan check up. Dari hasil pemeriksaan bisa diketahui bagaimana kondisi payudara Anda. Apakah baik-baik saja atau sebaliknya. Lewat pemeriksaan ini, masalah payudara bisa diketahui lebih dini. Hati-hati dengan kanker payudara yang kian hari makin berkembang.
Ada 4 Juta Payudara Palsu
Sekitar 2 juta wanita di Amerika Serikat memiliki payudara palsu dengan melakukan implan. sekitar 250 ribu wanita yang melakukan operasi ini setiap tahunnya. Rata-rata para wanita ini melakukan operasi ketika memasuki umur 34 tahun dan 90% dari mereka melakukannya setelah memiliki anak. Dalam masa itu mereka merasa payudaranya sudah tidak indah lagi. Tapi tak semua wanita ini bahagia dengan hasil implan. 6% dari para wanita ini kemudian mencabut silikon yang telah mereka tanamkan di payudaranya.
Implan Masih Riskan Untuk Dilakukan
Walaupun penelitian belum menemukan akibat negatif yang terjadi setelah operasi penanaman silikon berlangsung, tapi silikon dan sejenisnya itu juga punya efek samping. Hampir dari 10% kasus yang terjadi setelah implan adalah payudara menjadi kempis, keriput dan mereka akan melakukan operasi lainnya untuk mengatasi itu. Walaupun kecil, operasi penanaman silikon tetap menyebabkan risiko infeksi dan pendarahan.
Payudara Bisa Terbakar Matahari Walaupun Anda Memakai Bra
Walaupun bikini atau pakaian renang Anda menutupi bagian payudara, tetap saja ancaman terbakar sinar matahari bisa terjadi pada payudara. Baju renang yang tipis hanya bisa menghalangi sinar matahari dengan kadar SPF 5 atau 7. Jadi olesi payudara dengan krim perlindungan yang mengandung SPF 15 ditambah UVA dan UVB. Tanpa perlindungan yang cukup payudara akan menjadi keriput dan timbul bintik-bintik coklat.
Memilih Ukuran Bra Yang Tepat
Tidak banyak wanita tahu bahwa mereka memakai ukuran bra yang tidak tepat. Bagaimana mendapatkan bra dengan ukuran yang sesuai payudara masing-masing? Ternyata hal ini tidaklah mudah.
Payudara wanita adalah unik, baik ukuran dan bentuknya berbeda-beda antara wanita satu dengan yang lainnya. Tapi karena keterbatasan industri pakaian dalam dalam memenuhi kebutuhan dan kepraktisan, akhirnya dibuatlah size secara general untuk mewakili hal yang terlalu beragam tersebut. Apa akibatnya? Menurut survey yang dilakukan di Amerika, hanya 20% wanita memakai ukuran bra yang tepat.
Generalisasi size ini terlihat dengan penggunaan elastis di berbagai komponen bra terutama tali bra yang melintasi pundak dan punggung, agar muat untuk beberapa size. Sementara elastis tersebut lama kelamaan (atau tidak lama kemudian) melar, sehingga cuma untuk beberapa kali pemakaian si customer merasakan kenyamanan. Akhirnya si bra yang fungsi sebenarnya adalah BH atau Breast Holder (fungsi mekanis) cuma bisa menjadi BC atau Breast Cover yang merupakan fungsi estetika saja. Maka tak jarang, breast yang tidak ada holdernya ini berubah bentuk (melorot, melebar, memanjang, kempot dan sebagainya).
Generalisasi ini juga menyebabkan wanita yang seharusnya memakai ukuran 30E di-upgrade menjadi 34B. Karena ukuran cup E tersebut sangat jarang atau tidak ada di pasaran. Walhasil, baru pake 2-4 minggu tali bra yang melintasi punggung tersebut juga ter-upgrade alias suka naik ke atas melintang di kedua payudara. Sehingga fungsi BH dan BC tidak bisa diperoleh, yang ada si wanita yang harus sering-sering memperbaiki posisi branya kalau habis mengangkat tangan.
Hitungan Secara Matematis
Secara kasar Anda bisa menafsir ukuran bra Anda menurut Elling bra, tapi ingat ini adalah hitungan secara matematis di mana perhitungan tersebut belum tentu tepat. Perhitungan yang tepat adalah mencoba langsung Elling bra berdasarkan hitungan matematis dan disesuaikan dengan kondisi payudara Anda pada saat itu. Ukuran kap bisa bertambah dari hitungan secara matematis apabila ada jaringan-jaringan payudara yang tersebar dan bisa diraih masuk ke dalam kap saat itu juga, sebaliknya bisa berkurang apabila jaringan payudara yang tersebar letaknya terlalu jauh dan tidak bisa diraih masuk ke kap pada saat itu.
Bagaimana cara mengukur secara matematis? Ambil meteran tukang jahit, gunakan sisi dengan skala inch.
* Ukur LDA (Lingkar Dada Atas) Anda, yaitu lingkar dada yg melewati kedua puting. Untuk yang memiliki payudara besar dan turun, kedua payudara harus diangkat ke atas dengan menggunakan kedua tangan, kemudian ukur LDA melewati kedua puting. Mintalah bantuan orang lain untuk mengukurnya.
* Ukur LDB (Lingkar Dada Bawah) Anda, yaitu lingkar dada tepat di bawah lengkung payudara kita.
Ukuran lingkar badan Anda ditentukan oleh LDB dengan pembulatan ke atas, misal LDB anda 29 inch, maka ukuran lingkar badan untuk Elling bra adalah 30. Sementara selisih dari LDA dan LDB adalah ukuran kap pada Elling bra. Selisih 1 inch=kap A, selisih 2 inch=kap B, selisih 3 inch=kap C dan seterusnya.
Jewellery (also spelled jewelry, see spelling differences) is a personal ornament, such as a necklace, ring, or bracelet, made from gemstones, precious metals or other materials.
The word jewellery is derived from the word jewel, which was anglicised from the Old French "jouel" around the 13th century.[1] Further tracing leads back to the Latin word "jocale", meaning plaything. Jewellery is one of the oldest forms of body adornment; recently found 100,000 year-old beads made from Nassarius shells are thought to be the oldest known jewellery.[2]











Although during earlier times jewellery was created for practical uses such as wealth storage and pinning clothes together, in recent times it has been used almost exclusively for decoration. The first pieces of jewellery were made from natural materials, such as bone, animal teeth, shell, wood, and carved stone. Jewellery was often made for people of high importance to show their status and, in many cases, they were buried with it.
Jewellery is made out of almost every material known and has been made to adorn nearly every body part, from hairpins to toe rings and many more types of jewellery. While high-quality is made with gemstones and precious metals, there is also a growing demand for Art jewelry where design and creativity is prized above material value. In addition, there is the less-costly costume jewellery, made from less-valuable materials and mass-produced. New variations include wire sculpture (wrap) jewellery, using anything from base metal wire with rock tumbled stone to precious metals and precious gemstones.
We all know what swimsuits look like today but boy, have they come a long way. The first recorded use of a form of a bathing costume was in Greece in 350 B.C. Later, togas were worn when swimming and bathing reached the height of its popularity in the ancient world. Surprisingly, a 4th century mosaic wall was discovered depicting girls dressed in what looks like the modern-day bikinis. Unfortunately, swim wear fashion went through a dry spell after the fall of the Roman Empire when water sports went out of style and Europeans regarded the sea as a source of physical therapy instead of recreation.
During the 18th century, spas where men and women engaged in public bathing began appearing in France and England. Men and women still bathed infrequently however and the typical "swim" was a brief dip in the water with ladies on one side of the beach and men on the other. The earliest bathing suit may have possibly been an old smock resembling a kind of "bathing gown." Modesty was the dictum with style not much of a consideration in those days. The first suits were far from practical or comfortable; ladies went as far as to sewing lead weights into the hem of the "bathing gown" to prevent the dress from floating up and exposing her legs.
By the mid 1800's bathing became considered a recreation whereas previously it had been merely a therapeutic device. The early 1800's marked the beginning of a revolution in swim wear when Americans flocked to the beaches for seaside recreation. Technological innovations such as railroads made public beaches more accessible for vacations. With increased recreation time and improved economic conditions, the time was ripe for change in women's swim wear. People flocked to the seaside for popular seaside activities such as swimming, surf bathing, and diving. A need for a special costume that retained modesty but was free enough to enable the wearer to engage in sports became obvious.
The first swimsuits consisted of bloomers and black stockings. By 1855, drawers were added to prevent the problem of exposure. Women still refrained from swimming too much; the prevailing attitude of the day was that only men should swim. Gradual improvements were being made in the cut of the suit itself. By the end of the 19th century, swimming had become an "art," as well as an intercollegiate and Olympic sport. In this environment, it finally became acceptable for women to swim. Now women's bathing suits really had an opportunity to take off. By the 1880's the "Princess" cut was introduced, consisting of a blouse and trousers in one piece. The skirts were traded in for cotton-like pants. There was also a separate skirt that fell below the knee and button at the waist to conceal the figure. A ruffled cap or a straw hat completed the ensemble.













The new swimsuits relied heavily on the form of the "fashionable" body, gradually exposing more and more skin. The beginning of the twentieth century marked a new daring era in swim wear for women. In 1909, Australian Annette Kellerman was arrested in the United States for wearing a loose, one piece suit that became the generally accepted swimsuit for women by 1910. After that swimsuits began the trend of becoming lighter and briefer. The apron disappeared by 1918, leaving a tunic covering the shorts. Even though matching stockings were still worn, bare legs were exposed from the bottom of the trunks to the top of the shorts. With the Roaring 20's following WWI, there was a large increase in appreciation of recreation and the spending of leisure time. This was manifested in the first annual "Bathing Suit Day" held on May16, 1916 at Madison Square Garden .
Followers
Categories
- Alat Kontrasepsi (KB)
- Asian Models
- Batik of Indonesia
- Become Success Parents
- Berpikirlah Seribu Kali Jika Anda ....
- Cerita Reinkarnasi/Past Life
- Cinta Masakan Nusantara
- Costumes
- Gaya Seleb Indonesia
- Hair Loss in Women
- How Find Your Dream Dress
- Perawatan Wanita
- Ramalan
- Style of Sex
- Supermodels
- Tips Langsing
- Tips Sehat
- Wanita Cantik Dalam Bikini
- Wanita Dalam Kebaya
- Wanita Dalam Pakaian Bikini
- Wanita dan Kesehatan
- Women in Fashion
- Women in Magazine
- Women in Style
- Women in Topics
- Womens and Hair
- Womens and Skins (Perawatan Kulit)
- Womens ang health
- Womens in Acne Medicine
- Womens in Fashion
- Womens in Style of Art
- Womens in Swimsuit
- fantasy wear
2008 - 2009 SimplexDesign. Content in my blog is licensed under a Creative Commons License.
- SimplexPro template designed by Simplex Design.
- Powered by Blogger.com.